Memanfaatkan Kemasan Bekas

Mobil bekas bisa dijual

Rumah bekas bisa dijual

Kemasan Bekas ???? Siapa bilang gak bisa dijual ??

Bekas kemasan banyak sekali pemanfaatannya, misalnya kaca untuk pengisi (filler) aspal, karton dan kertas untuk bantalan atau isi dinding isolator, kaleng sebagai pot persemaian, potongan plastik PE untuk pengisi cor beton.

Ada juga plastik busa polistirena dapat dimanfaatkan sebagai conditioner pada beberapa jenis tanah sehingga dapat memperbaiki tekstur tanah, atau juga dapat dipergunakan sebagai bahan peredam suara, alas lapangan olah raga.

 

CV Carmel Hill Machinery
Mesin Carmel Indonesia

Bentuk Kemasan

bentuk kemasan

 

Sebagai sebuah wadah, kemasan berfungsi sebagai pelindung bagi produk yang dikemas.Agar produk tidak tumpah, agar produk aman selama dalam pengiriman, agar produk dapat dipertahankan lebih lama masa kadaluarsanya.

Sebagai sebuah alat penjualan, kemasan berfungsi sebagai penarik daya beli konsumen.Mempengaruhi konsumen untuk mau melihat, memegang, kemudian membeli sebuah produk.

Gabungan dari kedua fungsi inilah, bentuk kemasan menjadi sangat penting guna memenuhi fungsi sebagai wadah sekaligus fungsi sebagai alat penjualan.Bentuk kemasan berperan penting untuk tercapainya 2 fungsi kemasan tersebut.Sehingga pada tahun 1970, Saccharow dan Griffin menggolongkan bentuk kemasan menjadi 3 jenis :

1. Rigid Packaging (Kemasan Tegak)
2. Semi Rigid Packaging (Kemasan Semi Tegak)
3. Flexible Packaging (Kemasan Lentur)

Kemasan seperti botol, kaleng, karton keras dan tebal, kemasan kayu dll termasuk jenis Rigid Packaging

Kemasan seperti kotak kertas karton, tabung aluminium, dll yang asalnya berdiri tegak namun dapat dilipat termasuk jenis Semi Rigid Packaging

Sedangkan kemasan plastik, amplop, kertas, dll yang bisa dilipat dan ditekuk dengan mudah termasuk dalam jenis Flexible Packaging

Masing-masing bentuk kemasan akan memiliki nilai keuntungan dan kerugian tersendiri.Khususnya menyangkut masalah distribusi dan pemajangan di sebuah rak, serta keamanan terhadap pencurian.

Untuk belajar lebih mendalam mengenai bentuk-bentuk kemasan, berjalan dan amati di rak sebuah supermarket …. bandingkan yang satu dengan lainnya.
Berdasarkan survei singkat ini, tentukan jenis kemasan yang kita pilih.

Label Kemasan Pangan

labeling pada kemasan pangan

 

Nilai estetika atau keindahan sebuah kemasan, untuk menarik daya beli konsumen sebagian besar terdapat pada sisi luar kemasan.Salah satunya adalah desain label pada kemasan tersebut.
Apalagi bila isi produk tersebut tidak bisa dilihat oleh konsumen, akan cenderung dipilih berdasarkan keindahan, kejelasan, kelengkapan informasi yang terdapat pada labelnya.

Bagi produsen produk pangan tersebut, penggunaan label yang benar akan memberikan efek kepercayaan konsumen.

Sebagai dasar pengenalan label pada kemasan pangan kami ini, ada 8 point penting yang seharusnya tercantum dalam sebuah label kemasan pangan :

1. Jenis atau nama makanan
2. Merek Dagang
3. Jumlah isi netto
4. Nama dan Alamat perusahaan produsen
5. Nomor pendaftaran
6. Kode produksi dan tanggal kadaluwarsa
7. Informasi lainnya seperti : petunjuk pemakaian bila ada cara pemakaian yang konsumen akan mengalami kesulitan, nilai gizi, pernyataan khusus seperti Sertifikasi Halal dll)

 

by : Yanuarius Bayu
CV Carmel Hill Machinery
Pusat Mesin Kemasan dan Pengisian

Mendesain Botol untuk Blow Moulding Machine

http://blog.mesin77.com/wp-content/uploads/2014/03/desain_botol_utk_blow_moulding_machine.jpg

Setiap anda hendak membeli mesin blow moulding merek Carmel, kami selalu menanyakan apakah anda akan menggunakan desain standard atau desain anda sendiri.Biasanya pembeli kami cenderung menginginkan desain botol yang sesuai dengan citra perusahaan, sehingga desain menjadi memiliki arti penting.Secara khusus akhirnya mereka memesan desain botol mereka sendiri.

Lalu bagaimana cara membuat desain botol yang baik ?? Apakah desain yang baik pasti menarik ??

Kami mencoba mempelajari hal ini.Apakah sebenarnya tujuan dari desain botol ??

1.Menampilkan kejernihan untuk produk seperti minuman atau minyak goreng.Dengan tampil jernih, maka akan menimbulkan ketertarikan konsumen untuk membeli produk.Untuk menamilkan kejernihan, berikans entuhan tulang-tulang kecil pada desain botol.Lekukan-lekukan kecil aau lekukan berbentuk garis panjang tipis ….. ini akan memberi kesan jernih dan banyak pantulan cahaya yang menambah nilai estetika sebuah botol.

2. Desain botol kecil dan berbentuk unik, berani keluar dari pakem dan memberikan kesan diferensiasi berbeda dengan produk pesaing.

3. Compatible dengan mesin pengisian botol nantinya.Banyak desain botol yang elegan, unik, dan menarik .. tetapi kemudian ketika dijalankan di mesin pengisian otomatis, ada kasus botol jatuh terus, tidak bisa ditempatkan secara presisi, botol tidak bisa ditransit oleh mesin dan lain sebagainya.Belum lagi masalah penanganan dalam distribusi dan penempatan di rak toko atau supermarket.

4. Paten botol yang sudah ada.Jangan meniru sama persis dengan desain botol orang lain.Selain menghindari berurusan dengan masalah paten desain industri, etika bisnis harus dijaga.

Dan masih banyak faktor-faktor lain yang harus dipertimbangkan dalam pembuatan desain botol.

Sebagai sebuah perusahaan yang berada di scope pasar blow moulding machine dan sekaligus pengisian botol, tentu kami memiliki kelebihan dalam masalah desain yang sinkron dengan mesin pengisian ini.Sehingga kami akan memberikan saran-saran yang membantu sebelum proses desain botol dimulai.Botol harus bisa berjalan di mesin dengan baik.

Elegan dan unik saja tidak cukup, banyak pertimbangan lainnya agar nantinya selain memiliki nilai jual, tidak banyak masalah di kemudian hari.

Konsultasikan masalah ini dengan team kami ketika Anda membeli mesin blow moulding merek Carmel.Bicarakan masalah desain botol dengan kami atau pihak lain yang benar-benar kompeten.

 

 

Sumber : http://blog.mesin77.com

Labelling pada Kemasan Pangan

labeling kemasan

Kemasan mempunyai peran penting bagi konsumen dalam memilih produk karena masih banyak konsumen yang menentukan pilihan produk yang dibeli hanya berdasarkan penampilan kemasan terutama pada produk yang tidak dapat dilihat isinya atau produk yang belum dikenal.

Dalam situasi seperti ini konsumen lebih menyandarkan pilihan mereka pada informasi apa yang tertulis pada kemasan.Pemberian label memegang peranan penting baik bagi konsumen dalam memilih produk yang akan dibeli maupun bagi produsen untuk mendapatkan kepercayaan dari konsumen.

Label kemasan untuk makanan dan minuman sekurang-kurangnya harus mencantumkan :

1. Nama makanan
2. Merek dagang
3. Komposisi nutrisi
4. Isi netto
5. Nama dan alamat perusahaan yang memproduksi
6. Nomor pendaftaran
7. Kode produksi
7. Informasi lain (petunjuk pemakaian, nilai gizi, pernyataan-pernyataan khusus)

Video Tutorial untuk Pengguna Mesin Carmel

Bapak/Ibu sahabat Belajar Kemasan dari Blackberry.Tahu gak ?? Membeli mesin-mesin kemasan merek Carmel saat ini akan mendapatkan Video Tutorial berbahasa Indonesia.

video Tutorial dari Cv Carmel Hill Machinery ini tergolong cukup lengkap.Karena berisi tentang Cara Pengoperasian, Cara Perawatan, hingga Cara Perbaikan Mesin.

Pertama dan satu-satunya di Indonesia yang menyediakan layanan purna jual seperti ini.

Berikut link cuplikan salah satu video tutorial mesin Carmel : http://youtu.be/7DQ5mIYUuqg

 

Kerning sebagai bagian Desain Kemasan

kerning desain kemasan

Kerning adalah penyesuaian jarak antar huruf suatu kata untuk membuat tampilan terlihat menyatu secara visual.Tergantung dari penampilan sisi-sisi masing-masing huruf (ruang kosong antara ujung satu huruf dengan ujung huruf lainnya), mungkin saja terdapat ruang yang lebih di satu sisi dan kurang di sisi lainnya.Menyesuaikan jarak antar huruf yang bersebelahan menciptakan harmoni visual.

Meskipun hampir semua program komputer memiliki sistem kerning huruf internal, jarak spasi otomatis tidak selalu memberikan penampilan visual yang serasi atau kerning yang sempurna.Software grafis dan program tata letak halaman memungkinkan pengaturan kerning secara manual, memberi kesempatan bagi desainer kemasan untuk menentukan spasi yang proporsional antar setiap karakter.Pada akhirnya, adalah merupakan tanggung jawab desainer untuk memeriksa setiap kata dan huruf, dan menetapkan masing-masing kerning dan spasi baris.

Kerning yang sesuai mendukung kesuksesan estetika desain kemasan.

Yanuarius Bayu S.
CV Carmel Hill Machinery

Desain Kemasan sebagai Alat Komunikasi

etika kemasan

label kemasan

Desain kemasan adalah bisnis kreatif yang mengkaitkan bentuk, struktur, material, warna, citra, tipografi, dan elemen-elemen desain dengan informasi produk agar produk dapat dipasarkan.Desain kemasan berlaku untuk membungkus, melindungi, mengirim, mengeluarkan, menyimpan, mengidentifikasi, dan membedakan sebuah produk di pasar.
Pada akhirnya desain kemasan berlaku sebagai pemasaran produk dengan mengkomunikasikan kepribadian atau fungsi produk konsumsi secara unik.

Melalui metode desain yang komprehensif, desain kemasan menggunakan banyak sarana untuk menangani masalah pemasaran yang rumit.Brainstorming, eksplorasi, eksperimen, dan pemikiran strategis adalah beberapa cara dasar dimana informasi visual dan verbal menjadi suatu konsep, ide, atau strategi desain.Melalui suatu strategi desain produk yang disusun dengan efektif, informasi produk disampaikan kepada konsumen.

Desain keasan harus berfungsi sebagai sarana estetika untuk berkomunikasi dengan semua orang dari berbagai latar belakang, minat, dan pekerjaan yang berbeda.

Penyelesaian masalah visualisasi adalah inti dari desain kemasan.Masalah visualisasi itu bisa berupa perkenalan produk baru atau peningkatan penampilan produk yang sudah ada.

Sebagai alat penyaluran kreativitas, desain kemasan menjadi sarana untuk berekspresi.Bisa dikatakan bahwa desain kemasan adalah ekspresi produk, bukan ekspresi pribadi.

KEMASAN BLISTER

Jenis lain struktur kemasan plastik kaku adalah kemasan blister.Struktur ini dibentuk dalam suhu dan tekanan tinggi dan ditempatkan di depan produk, sehingga memungkinkan produk tersebut untuk terlihat melalui plastik yang transparan.

Blister sering direkatkan ke kardus di bagian belakang dan dicetak dengan desain grafis kemasan.Blister ber-engsel atau blister ganda (model klep) membingkai di sekeliling sisi, memungkinkan visibilitas produk yang komplet.Grafis dapat dicetak langsung ke struktur plastik.

Pada umumnyastruktur blister dilubangi agar dapat digantung di pajangan ritel.Mainan anak, kosmetik produksi massal, produk perawatan pribadi, obat bebas, baterai, elektronik, dan hardware seperti paku, baut dan barang kecil lainnya adalah contoh-contoh produk yang dijual dalam kemasan blister.

Di masa lalu, kemudahan pembukaan kemasan blister meningkatkan resiko pencurian produk.desain blister yang baru menjadi semakin sulit dibuka (konsumen sedikit mengeluh), tetapi menawarkan perlindungan terhadap pencurian di toko-toko.Toh dengan kemasan blister, produk sudah nampak jelas secara keseluruhan bagiannya.

kemasan blister

KEMASAN PRIMER

Kemasan Primer atau kemasan utama adalah sebutan untuk kemasan yang bersentuhan langsung dengan produk.
Dalam industri kemasan, dikenal istilah kemasan primer dan kemasan sekunder.Sebuah produk yang masih terbuka dan belum dikemas, akan terlebih dahulu dimasukkan ke dalam kemasan primer, dan setelah itu dilanjutkan pada kemasan sekunder.

Contoh kemasan primer : kantong plastik, kantong aluminium foil, kaleng, botol, jerrycan, drum.

Contoh kemasan sekunder : kardus/karton box, Shrink Film, kemasan label, Pallet Film

 

Beberapa persyaratan yang harus dimiliki oleh sebuah kemasan primer adalah :

1. Memiliki sifat barrier terhadap produk yang dikemas, agar dapat melindungi produk dari berbagai kerusakan fisik dan kimiawi

2. Tidak terbuat dari bahan yang mengandung toxin, khususnya bila digunakan untuk kemasan pangan

3. Memiliki daya serap tinta yang baik, agar dapat dicetak

4. Dan beberapa persyaratan lainnya disesuaikan dengan produk yang dikemas

 

Yanuarius Bayu S.
CV Carmel Hill Machinery
www.mesin77.com

Links: