DASAR KEMASAN TINPLATE (KALENG)

kemasan kaleng

Kemasan Tinplate atau kemasan kaleng banyak digunakan oleh industri makanan, minuman, agro industri, maupun industri non pangan seperti aerosol, bahan kimia, dll.Penggunaannya yang tak bisa tergantikan oleh bahan kemasan lainnya untuk produk-produk dengan kriteria tertentu, membuat pertumbuhan kemasan tinplate dari tahun ke tahun selalu ada kenaikan meski tidak sebesar kemasan plastik.

Indonesia merupakan negara penghasil timah yang cukup melimpah, dimana timah adalah bahan baku utama pembuatan kemasan tinplate.Hal inilah yang mendorong banyak sekali industri di tanah air yang memilihi kemasan tinplate sebagai kemasan utama produk mereka.

Beberapa jenis industri yang kita ketahui menggunakan kemasan tinplate diantaranya adalah :
1. Industri susu (butter, SCM, powder)
2. Food (processed food)
3. Biscuit (dry food)
4. Cooking Oil (rectangular)
5. Paint (pail, thinner)
6. General Can (aerosol, battery, semir sepatu, mainan anak, kompor, dll)

Selain Tinplate yang dihasilkan oleh industri kemasan tinplate dalam negeri, beberapa negara juga meng-export kemasan tinplate mereka ke Indonesia seperti : Korea, Jepang, China, Malaysia, USA, Australia, Jerman, dan Brazil.Bahkan negara-negara tersebut menguasai pasar tinplate di Indonesia sekitar 80%.

Kelebihan utama kemasan tinplate adalah melindungi produk yang dikemas agar tidak terjadi kontaminasi oleh udara dan kelembaban.Yang kedua adalah untuk memudahkan konsumen dalam mendinginkan atau memanaskan produk sebelum dikonsumsi, karena tinplate merupakan bahan penghantar yang akan mempercepat proses pendinginan atau pemanasan tersebut.

 

Salam sukses dari saya,
Yanuarius Bayu
CV Carmel Hill Machinery
Pusat Mesin-mesin Packaging

 

Comments are closed.

Links: