Posts Tagged ‘kemasan botol kecap’

Kemasan Kecap

Siapa tidak kenal kecap ??

 

Apa yang tersirat di pikiran anda ketika pertanyaan diatas anda baca dan coba anda jawab ? Ada beberapa jawaban yang biasanya diucapkan oleh peserta seminar saya ketika pertanyaan yang sama saya lontarkan secara tiba-tiba …. “Yah tau dong pak” …. “Wahh, bapak menghina nihh, semua tahu lahhh” …. baiklah, apapun yang anda mau jawab, tetapi jawaban anda semua pasti mencerminkan bahwa semua sudah tahu, paham, mengerti, mengenal apa itu kecap.

Sekarang coba jawab yang ini ….

 

Merek kecap apa yang paling anda kenal ??

 

Ketika pertanyaan ini yang saya lontarkan …. jawabannya sudah berbeda semua ….
lalu saya jawab juga kepada peserta … “Yahh, memang semua kecap nomor 1″

 

Cerita diatas selingan pembuka saja dari tulisan saya dibawah ini :

Mengapa bisa terjadi kondisi seperti itu ?? Berbeda dengan kalau saya bertanya tentang air minum dalam kemasan ? Waktu anda membaca tulisan saya baru saja, saya yakin 80% dari anda langsung berpikir Aqua.Aqua adalah pemimpin pasar di industri air minum dalam kemasan, kita harus akui itu.

Tetapi bagaimana dengan kecap ?? Ada yang bilang pemimpin pasarnya adalah kecap ABC … tetapi ketika pertanyaan yang sama ditanyakan ke tetangga sebelah dijawab ‘Cap Bango’
Lain lagi kalau saya bertanya pada penjual sate yang tiap hari lewat di depan rumah saya …. “yah cap Orang Jual Sate” katanya

Coba perhatikan gambar dibawah ini :

kemasan_kecap Sumber Gambar : omahkecil.blogspot.com

 

Sekali lagi perhatikan baik-baik ….
Ukuran botolnya semua tampak sama.Bentuk Botol apalagi, sama persis semuanya.

Permainan kemasan hanya tampak dari warna dan bentuk label.Jarang terlihat Gambar, kecuali Cap Bango.

Inilah permasalahan utama kemasan kecap sehingga menghasilkan jawaban yang berbeda-beda atas pertanyaan yang sama yang saya lontarkan sekalipun semuanya terbukti sudah familiar sekali dengan produk kecap.Belum ada satupun merek yang benar-benar menguasai pangsa pasar, bahkan cenderung pemimpin pasar dengan mudah akan digusur oleh pemain baru yang memiliki budget iklan yang besar.

Kemasan kecap cenderung copy paste dengan produk yang ada sebelumnya.Sehingga tidak ada produk yang dipersepsi berbeda oleh konsumennya.Bahkan konsumen cenderung tidak loyal terhadap merek kecap tertentu kecuali penjual Sate Ayam.
Kalau tidak ada ABC, ya saya pakai Cap Bango saja.Kalau Cap Bango tidak ada juga bagaimana ?? Yang lain juga bisa …. apa aja yang ada dehh.Inilah gambaran 80% konsumen kecap.

Hanya kecap Cap Bango yang sedikit berani keluar dari persaingan mode ini … sekalipun baru sebatas memainkan warna biru dan gambar burung Bango sebagai logo merek.

 

Dalam konteks kemasan … salah satu syarat kemasan yang baik adalah kemasan yang memiliki nilai tambah dari segi Diferensiasi atau pembeda dengan produk sejenis.
Produk kita akan diletakkan dalam satu rak dan berjajar di sebuah toko atau supermarket.Dan konsumen cenderung memilih produk yang selama ini dia pakai apabila dia tidak melihat ada sesuatu yang berbeda di rak tersebut.

Katakanlah diantara sekian banyak merek kecap dengan kemasan tampak hitam dengan label merek masing-masing, tiba-tiba di jajaran rak tersebut ada 1 produk kecap dengan kemasan botol kaca dengan bentuk body agak kotak, dengan leher botol sedikit lebih panjang dari yang lain, dan labelnya berwarna putih terang dari plastik Shrink Film yang hanya menutup bagian bawah botol …..
Anda bayangkan ketika anda sebagai calon pembeli kecap …. anda terbiasa pakai merek A … kemudian di rak yang sama tiba-tiba anda melihat ada kecap dengan kemasan baru yang menonjol seperti itu.Seakan anda sedang melihat gadis cantik tinggi semampai bergaun merah merona di tengah gadis-gadis gemuk bergaun warna kuning semuanya.
Dari hasil beberapa survey yang pernah saya lakukan …. minimal produk Anda akan D I P E G A N G ….. lalu diputar-putar, dibaca tulisannya, dilihat-lihat …..

Nah, sampai dipegang ini adalah tugas kemasan ….. waktu diputar-putar, dibaca tulisannya …. ini baru tugas dari bagian marketing anda untuk menyusun strategi yang mantab agar setelah dipegang lalu dibeli … bukannya diletakkan ke dalam rak lagi.
Berilah text atau tulisan yang mengena … jangan sekedar “Kecap No.1″ … karena yang lain-pun sudah mengaku nomor 1 semua.
Cobalah untuk kreatif dalam menentukan apa saja yang perlu ditulis di kemasan … sehingga setelah dipegang, kemudian dibeli.

Yanuarius Bayu — www.rumah-kemasan.com

Links: